ambar arum

segala macam tulisan saya ada di sini

Studi Kasus Pernyataan Prabowo Subianto dalam Perspektif Teori Efek Media Terbatas

Isu tentang ‘dinasti politik’ sedang hangat dibicarakan setelah Gibran Rakabuming resmi menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Prabowo Subianto. Muncul beberapa kritik dan penolakan dari masyarakat karena Gibran Rakabuming merupakan anak dari Jokowi yang sekarang menjabat sebagai presiden.

Putusan Mahkamah Konstitusi yang ‘memuluskan’ jalan Gibran maju menjadi cawapres baru muncul beberapa hari sebelum batas akhir penetapan cawapres. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa menantu Jokowi yaitu Bobby Nasution kini menjabat sebagai Wali Kota Medan, dan anak bungsu Jokowi menjabat sebagai ketua partai politik PSI. Sentimen ‘dinasti politik’ semakin menguat, seakan-akan Jokowi ingin ‘mengendalikan’ negara dengan ‘menaruh’ keluarganya di beberapa posisi penting.

Namun isu ini berusaha ‘diredam’ oleh Prabowo Subianto dengan mengatakan di depan media “kalau dinastinya Pak Jokowi ingin berbakti untuk rakyat, kenapa? Salahnya apa?”, Senin (23/10). Prabowo berharap, dengan pernyataan ini, masyarakat bisa memahami bahwa keluarga dari Jokowi (baik anak maupun menantunya) ingin berbuat hal positif untuk rakyat. Oleh karena itu, Prabowo menyebut hal ini tidak salah, karena toh tujuannya adalah untuk rakyat.

Sayangnya, harapan Prabowo tidak dengan mudah diterima masyarakat. Penolakan terus terjadi, seperti yang terlihat jelas di komentar-komentar Instagram berikut ini.

Fenomena ini menggambarkan teori efek media terbatas (limited effect) yang dikemukakan oleh Joseph Klapper dari Columbia University. Dalam bukunya ia menyebut bahwa komunikasi massa tidak memiliki efek yang kuat untuk mengubah perilaku masyarakat. Gagasan ini merupakan kritik terhadap teori jarum hipodermik yang menganggap media punya kekuatan untuk mengubah perilaku khalayak. 

Menurut Klapper, ketika masyarakat menerima pesan dari media massa, terdapat beberapa faktor (mediating factor) proses selektif berpikir manusia yang terdiri dari selective attention, selective perception dan selective retention.

  • Selective attention: individu menerima pesan media sesuai dengan minatnya. Seandainya seseorang tidak tertarik dengan politik, maka pernyataan Prabowo di atas akan diabaikan dengan mudah.
  • Selective perception: seseorang cenderung menafsirkan pesan media sesuai dengan pandangan pribadinya, dalam hal ini pandangan awal individu terhadap isu ‘dinasti politik’ Jokowi. Bagi yang tidak suka, akan sulit menerima pernyataan dari Prabowo.
  • Selective retention: individu memiliki kesan tersendiri terhadap sebuah berita yang ia baca berdasarkan penyimpanan memori atau ingatannya. Misalnya saat membaca pernyataan Prabowo di atas, seseorang ingat bahwa dirinya sempat kesal saat Gibran dan Bobby Nasution maju jadi Wali Kota daerah padahal masih minim pengalaman. Dengan memori tersebut, ia akan cenderung menolak mentah-mentah pernyataan Prabowo bahwa “dinasti Jokowi ingin berbakti untuk rakyat.”

Limited theory effect menjelaskan bahwa ketika Prabowo menyampaikan pernyataan di atas, ia tidak bisa berharap bahwa penjelasannya akan mempengaruhi masyarakat untuk kemudian tidak menolak fenomena ‘dinasti politik’ dan melihat sisi positifnya yaitu bahwa keluarga Jokowi ingin berbakti untuk rakyat. Bisa saja ada khalayak yang dapat menerima gagasan Prabowo tersebut, namun tidak bagi khalayak yang sudah terlebih dahulu memiliki sentimen negatif dengan ‘dinasti politik’. Jadi efek pernyataan Prabowo di atas sangat terbatas untuk membuat fenomena ‘dinasti politik’ dapat diterima masyarakat luas.

Daftar pustaka:

Joseph T. Klapper. 1964. The Effects of Mass Communication.

Disclaimer: Tulisan ini merupakan bagian dari tugas perkuliahan S-2 Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina. Ditulis pada 27 Oktober 2023. Isi teks semata untuk menganalisa sebuah peristiwa dari perspektif teori ilmu komunikasi, tidak menunjukkan keberpihakan pribadi terhadap pihak manapun.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *