ambar arum

segala macam tulisan saya ada di sini

Rindu Sesendok

Entah kapan terakhir aku merasa rindu
Perasaan yang hangat namun menggetarkan hati
Seperti kucing yang rindu menantikan pemiliknya pulang
Atau keril yang rindu diangkut kembali menjelajah gunung
Itu rindu

Namun sudah tidak lagi aku merasa rindu
Perasaan yang terkadang menyesakkan hati
Seperti seorang anak yang tidak bisa digendong lagi
Atau rekening yang tiris saat tanggal muda
Sakit, tapi itu rindu

Aku rindu merindu
Tapi kalau boleh
Ijinkan aku jadi pengendali rindu
Sebab aku hanya ingin rindu sesendok, bukan segelas

Jakarta, 18012024

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *